WELCOME

Selasa, 22 November 2011

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Komunikasi adalah suatu penyampaian informasi dari komunikator kepada komunikan. Dalam organisasi komunikasi sangatlah penting untuk kemajuan organiasasinya. Jika melakukan komunikasi dengan baik, maka informasi yang diberikan dari atasan akan mudah dipahami oleh bawahannya, dan bawahannyapun cepat tanggap mengerjakan apa yang telah diperintahkan oleh atasannya.

Komunikasi akan berjalan baik bila bertatap langsung antara komunikator dengan komunikan. Dengan cara bertatap langsung kita dapat melihat gaya tubuhnya sang komunikator hingga mudah dipahami oleh komunikan, sehingga komunikasi berjalan dengan baik.

Tujuan berkomunikasi adalah agar tidak terjadi miss comunication saat penyampaian informasi

Konteks Komunikasi :Komunikator ---> Percakapan ---> Komunikan

Dimensi-dimensi komunikasi :
  • Komunikasi eksternal : interkasi anggota organisasi dengan individu diluar organisasi
  • Komunikasi internal : interaksi antar anggota organisasi

PROSES YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Proses pengambilan keputusan dalam berorganisasi dibagi menjadi 4 metode yaitu :

1. Authority Rule without discussion (kewenangan tanpa diskusi)
Dimana metode ini seringkali digunakan oleh para pemimpin dan memiliki keuntungan yang cepat dalam arti ketika organisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memutuskan keputusan.

2.Expert Opinion (pendapat ahli)
Metode ini akan bekerja dengan baik, apabila seorang anggota yang dianggap ahli memang benar-benar tidak diragukan lagi kemampuannya dalam hal tertentu oleh anggota organisasi itu.

3.Authority Rule After Discussion (Kewenangan setelah diskusi)
Metode ini akan meningkatkan kualitas dan tanggung jawab para anggotanya,maksudnya pendapat dari anggota sangat diperhatikan dalam proses pembuatan keputusan, namun perilaku pemimpin dan kelompok masih berpengaruh.

4. Consensus (Kesepekatan)
Metode yang terakhir ini memiliki keuntungan yaitu partisipasi penuh dari seluruh anggota akan dapat meningkatkan kualitas keputusan yang diambil, seperti tanggung jawab para anggota dalam mendukung keputusan tersebut.

Rabu, 16 November 2011

THANK YOU MY BELOVED FRIENDS

Bangun di pagi hari dengan penuh semangat dan senyuman berangkat ke Kampus .. Sesampainya di kelas dapat ucapan "Happy Birthday" dari seluruh teman sekelas.. Senang banget rasanya jika di hari ulang tahun banyak yang mengingatnya.. Surprise 9 november berakhir begitu saja ? Tidak ! Siangnya di kampus gue nerima surprise lagi dari Anggi , Eka dan Lani ... Senaaaaaaang banget dapet surprise bertubi-tubi seperti ini.. Makasih juga yaaah yaang buat Boneka Elmo-nyaaa (ɔ‾з‾)ɔ


boneka ELMO dari Anggi , Eka dan Lani

Jumat, 14 Oktober 2011

KONFLIK DALAM ORGANISASI

    Sebelum membahas lebih jauh tentang konflik dalam sebuah organisasi , sudahkan kalian tahu apa itu arti dari KONFLIK dan ORGANISASI itu sendiri?
       Konflik adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
       Organisasi adalah suatu individu yang membentuk kelompok didalam suatu wadah untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi terbentuk karena adanya penyatuan visi dan misi dan mewujudkan tujuannya bersama-sama serta mensejahterkan anggotanya.

Apakah Anda tau apa penyebab KONFLIK tersebut terjadi? Ada beberapa yang menyebabkan KONFLIK itu terjadi , antara lain :
+ Keegoisan
+ Adanya perbedaan nilai budaya , ras dan status sosial
+ Perselisihan Pendapat
+ Pengadu dombaan dari pihak lain (Pihak ketiga)
+ Adanya perbedaan pendapat


Mari kita bahas lebih jauh tentang konflik.. Konflik dapat dibedakan menjadi 3 , antara lain :

a. Individu dengan kelompok 
Contohnya adalah perselisihan karena banyaknya suku , ras dan perbedaan budaya lainnya.

b. Individu dengan individu
Konflik antara Individu dengan Individu itu dapat dicontohkan dari perbedaan pendapat dari perorangan (orang yang satu dengan orang kedua)..